Kamis, 10 Maret 2011

Penyebab Kuliah Tidak Lulus-Lulus

Penyebab Kuliah Tidak Lulus-Lulus



1. Kuliah karena terpaksa
Melihat  anaknya diwisuda adalah kebanggaan bagi setiap orang tua. Dari  lubuk  hati setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang  yang  pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untuk kuliahpun bisa saja   mereka lakukan. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah maka ketika   sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagi   pengen cepat-cepat diwisuda.

2. Salah jurusan
Kalah  dalam persaingan SPMB/UM PTN/PTS yang memiliki jurusan-jurusan   favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusan lain (yang tidak   diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannya adalah agar   mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.

3. Terlalu menikmati kebebasan karena jauh dari ortu
Anak  Mami kalau kita sering sebut, terkadang juga menjadi faktor kuliah   lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dari ortu) terkadang   kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen, pacaran,   begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.

4. Sibuk mengikuti organisasi kemahasiswaan ataupun Ormas
Tingkat  Intelegency Emotional (IE) yang lebih besar daripada IQ  mendorong  mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi, bersosialisasi,  bertukar  pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabung dengan  Ormas  daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang,  tenaga,  pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan  prioritas  lagi.

5. Menekuni hobi secara berlebihan
Soft  Skill yang dimiliki mahasiswa mendorong untuk menjadi hobi. Hobi  kalau  dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalau berlebihan, pasti   mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswa antara   lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.

6. Bisa mendapatkan uang sendiri (kerja)
Kerja  terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa, terutama yang kurang mampu   ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidak sedikit pula dari mereka   yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannya simple, ujung akhir  dari  kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisa digunakan sebagai  sarana  untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalau kuliah  saja sudah  bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus???  Makanya mereka  lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.

7. Tidak adanya jaminan kerja setelah lulus
Tidak  adanya jaminan inilah yang paling banyak membuat mereka lebih  milih  lama kuliah daripada lama nganggur. Prinsipnya : Rezeki itu sudah  ada  yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana. Jadi, buat  apa  cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur???? Yang sudah  sarjana  saja banyak yang nganggur kok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post